Black Parade ke-9 Dilaksanakan di Sembalun Lombok Timur
Black Parade merupakan ajang moto enduro private adventure yang menggabungkan keutamaan olahraga, hobi dan rekreasi. Moto enduro sendiri merupakan jenis motor trail yang diciptakan untuk uji ketahanan atau jalur offroad yang panjang.
Tahun ini Black Parade dilaksanakan di Sembalun, Lombok Timur yang berlangsung dari tanggal 8-11 Oktober 2021. Pemilihan lokasi kegiatan ini dipilih karena Sembalun menjadi tempat yang cocok dengan tingkat kesulitan yang cukup tinggi untuk menjadi ajang moto enduro. Lokasinya yang berada di lereng Gunung Rinjani menjadi ciri khas tersendiri dari lokasi ini yang dilewati oleh jalur-jalur dengan berbagai macam rintangan.
Salah satu hotel di Sembalun bernama Hotel Nusantara bekerja sama dengan panitia Black Parade guna mendukung berjalannya kegiatan ini. Pihak panitia sudah melakukan komunikasi dan melakukan survei pada bulan Mei 2021.
Menurut pihak hotel, kegiatan Black Parade 2021 seharusnya direncanakan akan dilangsungkan pada tanggal 8-11 September. Namun, karena ada beberapa kendala sehingga kegiatannya harus ditunda hingga baru bisa terlaksana pada bulan Oktober ini. “Kondisi Covid ini yang membuat mereka harus mengundur, termasuk juga dengan perizinan yang diberikan gubernur dan polda mungkin masih kesulitan karena kondisi PPKM jadi belum bisa dilaksanakan pada bulan September.” Ujar Fauzan Manajer Operasional Hotel Nusantara.
Black Parade menjadi ajang nasional yang dihadiri peserta dari seluruh Indonesia. Jumlah peserta dan tamu yang cukup banyak menjadi salah satu kendala lainnya. “Hotel Nusantara hanya menyediakan sebanyak 20 kamar hotel. Sehingga, sebanyak 180 peserta dan tamu lain dibagi ke hotel-hotel yang lainnya.” kata Fauzan.
Peserta ajang moto enduro ini bahkan tidak hanya berasal dari seluruh Indonesia saja, melainkan terdapat juga peserta yang berasal dari luar negeri seperti Itali, Iran, dan Perancis. Total peserta yang mengikuti kegiatan terdiri atas 150 peserta yang dibagi menjadi kategori 40+ dan wanita.
Salah satu peserta, Sidiq yang berasal dari Bekasi selama mengikuti kegiatan merasa pemilihan tempat di Sembalun menjadi cukup istimewa. “Pertama dari view-nya, kemudian jalurnya, dan rintangan-rintangannya cukup menantang sih.” ungkap Sidiq.
Setiap peserta melakukan persiapan selama 2 minggu dari dari daerah masing-masing. Sementara, 1 minggu sebelum kegiatan berlangsung para peserta sudah mengirimkan motor trail mereka ke Sembalun, Lombok.
Kegiatan ini menjadi salah satu kegiatan pertama yang dilaksanakan di Sembalun setelah kondisi pandemi yang cukup tinggi. Hal ini menjadi salah satu bukti bahwa kegiatan dan pariwisata di Lombok sudah bisa kembali dibuka dengan berjalannya proses vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
Link Audio: https://anchor.fm/afifa/episodes/Black-Parade-ke-9-Dilaksanakan-di-Sembalun-Lombok-Timur-e18kqhg
Comments
Post a Comment